Demam
panggung !! gimana menjadi assisten LAB?
Saya
tidak pernah berfikir untuk menjadi assisten Lab dikarenakan saya dari dulu
sudah demam panggung, yaitu malu, keringat dingin bila sedang di atas panggung
dilihat oleh banyak orang. Namun saat saya berada di bangku kuliah semester 3
saya mencoba untuk tampil berani di depan umum pada saat presentasi di kuliah,
Hanya saja presentasi perteam hanya beberapa menit saja tiap orangnya. Pada
saat dibuka lowongan asisten, teman saya mengajak untuk ikut berpartisipasi.
Saya berpikir mungkin ini salah satu cara untuk bisa menghilangkan demam
panggung saya dan meningkatkan percaya diri saya. Sehingga saya ikut mencoba
dan akhir nya saya keterima menjadi assisten Lab.
Pertama
kali saya menjadi asisten itu sangatlah grogi dan benar-benar bingung. Tetapi
berjalannya waktu bisa membuat saya terbiasa dengan kondisi yang tiap hari
berbicara dengan orang banyak sehingga
saya bisa menghilangkan demam panggung
saya. Sebenarnya alasan pertama saya jadi asisten adalah untuk menghilangkan
demam panggung saya Cuma seiringnya waktu ternyata banyak sekali keuntungan
yang bisa di dapat sebagai asisten lab. Di sini saya belajar berbicara dengan
orang, bersosialisasi, berorganisasi, bekerja sama dengan team, bertemu teman
baru dan menambah koneksi di kampus serta mendapatkan uang jajan juga.
Setelah
1 tahun jadi assisten setelah itu saya di angkat menjadi AT (asisten tetap)
cukup heran kenapa saya di percaya menjadi AT? Pada saat saya menjadi AT
benar-benar saya merasa di uji untuk memimpin sebuah organisasi kecil dan bekerja
sama antar seluruh asisten dan sebagai panitia yang membantu dalam acara lomba
yang diadakan LAB. Menurut saya pengalaman di lab ini sangat berharga dan
indah. Karena disini saya benar2 merasakan seperti keluarga dan bisa
mengembangkan softskill maupun hardskill.
Lomba USB
Sampai
saat ini pun saya berada di bidang IT Consultant yang bekerja sebagai ujung
tombak di perusahaan, dimana yang kerjanya bertemu langsung dengan client,
mengadakan meeting, yang tiap hari tidak jauh dari berbicara di depan panggung.
Malah Kekurangan saya telah menjadi kelebihan saya saat ini.
Kesimpulan
dari cerita ini mungkin bisa di simpulkan bahwa kekurangan kita bisa di jadikan
kelebihan apabila kita memang niat dan mau mencoba dan di latih terus menerus.
Dan semua kegiatan yang dilakukan dengan positif pun akan menghasilkan yang
positif juga.
Sekian
cerita saya malam ni semoga bermanfaat ^^
Terima
kasih
Regards
Robert
Strife

Waw
ReplyDeletePantes ud jago presentasi dia =))